Selasa, 06 Desember 2011

identitas nasional


Identitas nasional
Oleh: audy himawan
Dewasa ini banyak sekali kebudayaan-kebudayaan yang mencerminkan identitas nasional bangsa Indonesia yang berhasil direbut  atau di klaim oleh bangsa lain, seperti negara tetangga kita malaysia yang telah mengklaim bahwa batik, tari pendet dan masih banyak lagi, sebagai kebudayaan mereka. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu kita semua pasti bertanya-tanya, mengapa bangsa kita bangsa Indonesia yang sebesar ini bisa bertekuk lutut oleh negara yang notabene nya adalah negara yang baru merdeka sebab kita terlebih dahulu merdeka dibandingkan mereka, dalam kasus ini adalah diklaim nya budaya-budaya yang kita miliki. 

Dan yang lebih disayangkan lagi adalah tidak adanya tindakan tegas yang dilakukan oleh pemerintah kita untuk meluruskan ataupun menyelesaikan kasus ini.  Sebab apabila dengan tidak adanya ketegasan yang dilakukan oleh pemerintah kita, mungkin saja dengan ini negara tetangga, yang pada kasus ini adalah Malaysia bisa berbuat lebih sewenang-wenang lagi terhadap Indonesia karena mungkin mereka menganggap bahwa Indonesia lemah dan mereka mempunyai kekuatan untuk merebut segala hal yang kita punya. Jika kita telaah lebih dalam, sebenernya ini bukan saja kesalahan malaysia yang mungkin dengan sengaja merebut kebudayaan dan segala identitas nasional yang kita punya, namun ini adalah kesalahan kita semua. Saat ini banyak anak-anak muda yakni generasi penerus bangsa ini yang tidak benar-benar serius untuk menyelamatkan segala bentuk identitas negara ini dari klaim bangsa lain, semisalnya pada awalnya kita merasa tenang-tenang saja dan tidak ada niat sedikitpun untuk mempatenkan ataupun melindungi kebudayaan serta identitas bangsa kita, namun apabila bangsa lain secara gamblang mengklaim kebudayaan kita maka kita akan langsung beramai-ramai berdemonstrasi, menentang, mengolok-olok negara yang bersangkutan. Seharusnya tanpa menunggu di klaim oleh negara lain, sebaiknya kita mulai mempatenkan segala bentuk kebudayaan dan identitas bangsa Indonesia. Negara ini begitu kaya akan identitasnya, negara ini begitu kaya akan kebudayaannya serta berbagai macam keragaman lain. Bisa dibayangkan apabila satu per satu identitas bangsa ini, kebudayaan bangsa ini diambil oleh bangsa lain lalu apa yang terjadi? Lama kelamaan bangsa yang kaya ini akan kehilangan kebudayaan serta identitasnya, lalu apakah akibatnya? Indonesia benar-benar kehilangan jadi dirinya sebagai negara yang kaya akan kebudayaannya dan identitasnya, tentu kita semua berharap agar hal ini tidak terjadi.  Bagaimana caranya? Tentunya mulai saat ini kita harus lebih mencintai kebudayaan kita, contohnya seperti menggunakan batik bagi para pekerja ataupun mahasiswa dalam menjalan aktifitasnya sehari-hari. Batik bisa dikatakan adalah salah satu dari sekian banyak budaya yang dimiliki oleh Indonesia, dengan menggunakan batik misalnya berarti sama saja dengan kita mengakui identitas bangsa ini. Tentu apabila seorang warga negara yang memiliki rasa kebangsaan tinggi dengan cara mengakui identitas dan kebudayaan yang dimiliki oleh negaranya, maka kemungkinan negara lain akan berpikir berulang-ulang untuk mengklaim ataupun berusaha merebut  kebudayaan serta identitas bangsa tersebut. Lain halnya apabila warga negara suatu bangsa tersebut bersikap acuh tak acuh terharap segala sesuatu yang berhubungan atau yang mejadi milik bangsanya, maka bangsa lain dapat melihat ini sebagai suatu peluang untuk berusaha merebut  serta mengklaim kebudayaan atau identitas nasional bangsa tersebut. oleh karena itu marilah kita bersama-sama mejaga segala bentuk kebudayaan dan identitas bangsa Indonesia. Kita harus menunjukan pada dunia sekalipun bahwa batik, tari pendet, reog ponorogo adalah kebudayaan serta identitas bangsa Indonesia dan akan selamanya menjadi milik Indonesia. Selain itu sebagai warga negara yang baik, kita dituntut pula untuk membuat budaya serta identitas bangsa Indonesia mendunia, dalam hal ini budaya dan serta identitas nasional bangsa Indonesia haruslah dikenal luas oleh masyarakat dari berbagai belahan dunia. Sejujurrnya apabila kita membandingkan antara berbagai macam negara dari seluruh penjuru dunia dan berbagai benua, dapat dikatakan disini bahwa Indonesia memiliki keragaman budaya serta identitas nasional yang cukup beragam. Contohnya adalah jika di berbagai negara lain setiap warga negaranya hanya terdiri dari beberapa suku, maka di Indonesia terdiri dari beragam suku dan budaya. Mungkin salah satunya yang kita kenal adalah “bhinneka tunggal ika”, yang artinya walaupun berbeda-beda tetapi tetap satu. Disini sebetulnya bisa dikatakan sebagai satu bentuk nilai plus atau kelebihan Indonesia dibandingkan negara-negara lain, dengan mempunyai wilayah yang luas, keragaman etnik, suku, serta budaya seharusnya bangsa ini bisa menjadi bangsa yang kuat, saling bahu membahu menjadi satu sehingga bangsa lain pun tidak akan terbesit niat untuk menganggap remeh dan tentunya akan menyegani Indonesia sebagai negara yang besar, yang mempunyai beragam suku, budaya, serta identitas nasional. Namun sekali lagi apa yang terjadi disini? Berbagai keragaman yang ada, tidak mampu untuk menyatukan seluruh jiwa raga bangsa ini. Yang terjadi adalah konflik di berbagai daerah, yang melibatkan 2 suku suatu daerah atau lebih. Sangat disayangkan tentunya mengapa hal ini bisa terjadi, dan nampaknya tidak sedikitpun terbesit niat diantara kita sebagai bangsa Indonesia untuk terus selalu menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa. Tentunya hal ini bisa saja bersama-sama kita perbaiki asalkan adanya niat dari diri kita masing-masing, selama ini jika dianalisis lebih lanjut mengapa terkesan bangsa kita terpecah belah? Lalu mengapa bangsa lain berani secara terang-terangan dan gamblang mencuri apa yang menjadi milik bangsa ini? Bisa dikatakan disini kesalahan ada pada sistem, pada suatu negara pemerintah dan rakyat seharusnya saling bahu-membahu untuk membentuk suatu sistem tersebut agar jalannya pemerintahan di suatu negara bisa berjalan dengan lancar. Jika salah satu diantara rakyat ataupun pemerintahnya tidak bisa menjalankan suatu sistem tersebut dengan baik, maka akan terjadi suatu ketidaksempurnaan atau bisa disebut juga sebagai suatu kepincangan dan akibatnya pemerintahan tidak bisa berjalan dengan baik. Dampak lainnya adalah berawal dari kepincangan sistem pemerintahan, akan berujung pada terganggunya stabilitas nasional sehingga yang pada awalnya suatu negara mempunyai suatu kebudayaan atau identitas nasional yang kuat dan membuat bangsa lain segan pada bangsa tersebut, pada akhirnya mereka berani untuk sedikit demi sedikit menyusup dan mencuri segala bentuk identitas nasional serta kebudayaan apapun yang dipunyai bangsa ini. Jika bangsa lain sudah berhasil mencuri apa yang dipunyai oleh bangsa ini, maka untuk mengembalikan itu semua tidaklah mudah dan dibutuhkan proses yang sangat panjang melalui Mahkamah Internasional sekalipun untuk merebut kembali apa yang kita punya. Maka dari itu berhubung sebelum semua yang dimiliki oleh bangsa ini diklaim bangsa lain, marilah bersama-sama kita jaga identitas nasional bangsa ini dengan berbagai macam cara. Terakhir kesimpulannya kita bangsa yang besar tapi kita lemah, sedangkan bangsa tetangga mereka biasa saja tetapi mereka lebih cerdas daripada kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar