Rabu, 28 Desember 2011

Negaraku,..Harga diriku,...


Negaraku,…Harga diriku,….

Besarnya sebuah negeri layaknya diikuti besarnya sebuah tanggung jawab yang harus di pikul demi menjaga keutuhan dan kesatuan dari negari tersebut. Seperti yang kita ketahui , Indonesia merupakan Negara yang begitu besardan begitu luas. Wilayahnya pun begitu luas dan membentang dari Sabang sampai Merauke. Dengan wilayah yang begitu besar itu pula tentunya Indonesia juga memiliki penduduk yang begitu banyak jumlahnya. Kabar terakhir yang dapat di himpun penduduk Indonesia sduah mencapai 2 Miliyar lebih. Tidak pula banyak dalam hal pulau dan penduduk, Indonesia juga mempunyai begitu banyak budaya dan kesenian.

 Bahasanya pun beragam jumlahnya dan tergantung pada daerah mana saja itu. Jika kita melihat kenyataaan yang ada tentunya wajib bagi kita sebagai warga dan penduduk yang lahir dan menetap,yang makan dari hasil perut bumi Indonesia wajib menjaga dan melakukan upaya bela Negara. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan bela Negara? Bela Negara adalah sikap yang ditujukan sebagai warga Negara yang mencintai dan memiliki rasa nasionalisme untuk berupaya membela dan menjaga segala keutuhan yang ada didalam negaranya tersebut. Bahkan dalam upayanya, pemerintah juga telah membuat undang-undang yang menyatakan tentang upaya pembelaan Negara. Dalam pasal 27 ayat 3 disebutkan warga Indonesia wajib dan ikut serta dalam usaha pembelaan Negara. Bukankah ini sudah jelas,bahwa sebagai warga Negara kita tentunya wajib membela Negara kita sendiri. Tapi yang kita dapat lihat dan dapat didengar saat ini di Indonesia banyak sekali peristiwa-peristiwa yang dapat mengancam kestabilan bangsa ini. Bagaimana korupsi begitu meraja lela mulai dari pejabat tingkat daerah, belum lagi berbagai peristiwa bentrokan di Bima antara warga dengan polisi. Bukankah hal ini sangat mengiris hati? Jika dalam hati para warga Indonesia selalu ditanamkan rasa nasionalisme yang tinggi tentunya hal seperti ini tidak akan terjadi. Upaya bela Negara yang dilakukan pun dirasa saat ini sudah kurang dimiliki oleh segenap elemen bangsa ini. Bahkan permerintah yang merupakan elemen bangsa yang paling penting, malah melakukan pengerusakan terhadap bangsa Indonesia sendiri. Mereka dengan angkuh dan cuek tidak memikirkan hasil perbuatan mereka terhadap bangsa ini tapi mereka justru memikirkan bagaimana mengenyangkang perut mereka sendiri. Mereka seenaknya merampas dan mengkorupsi berbagai dana yang diperlukan demi menjaga besarnya negeri ini. bagaimana sikap ini dapat dimiliki oleh seorang yang begitu penting dalam menentukan nasib bangsa ini ke depannya ? bukankah mereka juga harus memiliki sikap bela Negara yang jauh lebih tinggi dari pada warga Negara yang lain. Jika kita dapat menilik peristiwa-peristiwa yang ada, sebenarnya bela Negara adalah hal yang penting yang dimiliki oleh kita. Upaya yang dilakukan warga Negara bukan hanya sebagai individu,namun harus dilakukan sebagai masyarakat. Upaya membela Negara dapat dimulai dari hal-hal yang kecil. Hal-hal yang kita anggap remeh itulah sebenarnya yang dapat kita wujudkan sebagai upaya kita untuk menunjukan bagaimana kita mencintai negeri yang besar ini. Wujud keikutsertaan sebagai individu dalam usaha membela Negara seperti tidak pernah menimbulkan kekacauan / huruhara dalam masyarakat. Tidak menjadi dalang kerusuhan, tidak melakukan tidakan korupsi, tidak menjadi pengkhianat, dan lain- lain. Sebagai seorang warga masyarakat upaya bela Negara dapat dilakukan dengan cara mematuhi tata tertib yang telah disepakati bersama oleh seluruh warga. Misalnya, ikut melaksanakan peraturan RT tentang siskamling / menjaga keamanan lingkungan RT. Sebagai warga bangsa yang merdeka, wujud bela Negara dapat dilakukan dengan cara ikut serta melestarikan lingkungan alam.
Sebagai seorang Individu dan juga sebagai warga masyarakat hendaknya berjalan seiring dan seimbang. Seseorang yang hanya mementingkan dirinya sendiri berarti orang itu egois. Begitu juga sebagai anggota masyarakat selalu aktif dalam kegiatan yang diadakan oleh masyarakat, misalnya partisipasi dalam kerja bakti yang dipimpin oleh ketua RT.
            Hanya melihat dari hal-hal tersebut diatas bukankah kita bisa menjadi sadar bahwa sebenarnya upaya bela Negara yang dilakukan begitu mudah???  Bukankah bela Negara tidak harus mengorbankan begitu banyak uang dan tenaga???bukankah hal ini mampu membalas apa yang Negara berikan kepada kita?jiak semua seperti ini bukankah kebrobrokan yang terjadi di Indonesia seharusnya dapat diselesaikan dan dapat dituntas hingga akar-akarnya. Jika para pemimpin bangsa ini dapat memiliki rasa seperti ini tentunya kita sebagai pengikut akan mengikuti upaya yang ada. Dalam hal bela Negara pun baru-baru ini ada berita yang begitu menyesakkan dada. Bagaiman bisa seorang mahasiswa tingkat akhir dengan tanpa fikir panjang melakukan aksi bakar diri di depan istana. Tidak diketahui apa yang menjadi penyebab ia melakukan hal itu,namun diduga ia merasa kecewa karena system pemerintahan yang buruk. Entah aksi seperti ini dapat disebut aksi nasionalsime/patriotic atau bukan? Karena jika dapat dilihat ini bisa menjadi suatu aksi yang konyol. Bukankah jika memang ia mempunyai rasa nasoinalisme yang besar ia tidak dengan mudah mempunyai fikiran pendek untuk melakukan bakar diri,karena hal ini sama saja sia-sia. Perjuangan dia untuk menegakkan keadilan akan terhenti begitu saja tanpa ada yang melnjutkan. Jika ia dapat berfikir dengan jernih, upaya bela Negara yang ia lakukan tidak seharusnya dengan cara seprti itu. Ia dapat melakukannya dengan mengisi hari-hari yang ia lakukan dengan kegiatan yang dpat bermanfaat bagi ia ,masyarakat , lingkungan dan tentunya negeri ini tercinta. Bukan menjadikan bunuh diri sebagai pilihan terakhir dari semua pilhan yang ada. Ia dapat melakukannya dengan belajar dan memelihara alam disekitarnya. Bukankah itu jauh lebih bermanfaat??? Akan tetapi hal ini bisa di cegah dengan memberikan pengertian kepada segenap elemen bangsa tentang rasa cinta tanah air sehingga hal-hal ini bisa dinetralisir. Bagaimana kita harusnya menanamkan itu sejak dini. Pemerintah pun seharusnya lebih tanggap terhadap peristiwa-peristiwa yang ada. Pemerintah pun harus mulai berbenah diri dengan memberantas pejabat-pejabat yang korup. Sedikit-sedikit elemen Negara yang buruk, pelan-pelan harus segera dibenahi agar nasib bangsa ini bisa menjadi bangsa yang leboh besar lagi. Bukan lagi bangsa yang dianggap ecek-ecek bagi Negara lain. Elemen-elemen pertahanan pun seharusnya lebih diperkuat lagi kedudukannya dan ditanamkan rasa cintanya yang dalam terhadap bangsa sehingga seperti polisi atau TNI dapat memahami tugas yang sebenarnya bahwa tugas utama dari kedua elemen tersebut ialah menjaga warga Negara dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia ,bukan malah menindas warga kita sendiri. Mari segenap bangsa Indonesia tanamkan rasa bela Negara yang tinggi didlama diri kita agar bangsa kita menjadi bangsa yang kuat dan tidak dianggap remeh lagi. Mari dengan kesadaran kita dalam upaya bela Negara ,kita mulai hal itu dengan hal-hal yang kecil disekitar kita. Sehingga, jika sedari dini kita mempunyai rasa itu dan jika kelak bangsa ini ada yang mengusik,kita dengan sukrela mengorbankan nyawa kita demi bangsa tercinta ini. Jadi, Usaha bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dilandasi dan dijiwai oleh rasa cinta akan Negara, akan kelangsungan hidup dan keberadaanya. Hal itu sesuai dengan yang tercantum dalam pancasila dan UUD 1945.

Aprilia Mega S (1111003051)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar